OHSAS 18001:2007

OHSAS 18001 : 20

integrasi smk dan iso 334 x 255

OCCUPATIONAL HEALTY AND SAFETY MANAGEMENT SYSTEM SISTEM MANAJEMEN KESEHATAN & KESELAMATAN KERJA

    1. Sejarah

            Perkembangan indutri mempunyai korelasi dengan pekerja, Banyak Industri yang prosesnya berdampak negative terhadap kesehatan dan keselamatan pekerjanya, seperti industry bahan kimia, Jasa Konstruksi, Plastik, Besi baja, dl. Sejalan dengan hal ini maka industry – industry yang berdampak bagi pekerjanya harus mengelola lingkungan kerjannya agar dapat menurunkan dampak lingkungan. Sikap kritis dari masyarakat dunia juga mendorong industry yang beresiko ke pekerja untuk menerapkan suatu system pengelolaan yang aman bagi pekerjannya. Latar belakang inilah yang melandasi pembentukan OHSAS 18001 oleh Organisasi Internasonal. OHSAS 18001 di akomodasikan untuk pengendalian operasional proses yang aman bagi pekerja.

Untuk menerapkan system ini dibutuhkan tiga tahapan proses, Sebagai berikut :

     1. Tahap Indentifikasi Awal (gap analisis) OHSAS 18001

      Analisa / Indentifikasi terhadap tingkat kecukupan terhadap sistem dan fasilitas kesehatan dan keselamatan kerja di organisasi / industry. Mencakup evaluasi proses di organisasi, pemeriksaan terhadap prosedur yang ada, analisa tingkat kecelakaan pada masa lalu dan peraturan atau perundang-undangan yang berlaku.

  1. 2.      Tahap Persiapan

Tahap ini merupakan tahap persiapan dokumen dan program kerja serta pelaksanaan implementasinya. Pada tahap ini ada beberapa elemen yang harus diperhatikan yaitu :

  1. 1.       Dokumentasi
  2. 2.      Kebijakan kesehatan dan keselamatan kerja serta kepemimpinanya
  3. 3.      Panduan system kesehatan dan keselamatan kerja
  4. 4.     Analisa bahaya dan resiko
  5. 5.      Tujuan dan target dari kesehatan dan keselamatan kerja
  6. 6.     Training dan consultasi
  7. 3.      Implementasi OHSAS 18001

Continue reading